#Dating101 : First Date First Aid

2 Mar 2013

fdfa1

Tulisan ini sudah pernah dimuat di Majalah MALE (Detik.com) beberapa edisi lalu.

Sebaik-baik kencan pertama adalah yang meninggalkan kesan. Berdasarkan pengalaman pribadi (bukan pribadi saya sih…), saya tuangkan beberapa hal yang mungkin bisa dicamkan untuk mensukseskan kencan pertama anda dengan TO (Target Operandi) alias calon pacar.

Oh ya, dan untuk beberapa orang, saya harus tegaskan, bahwa ‘first date’ yang termasuk disini adalah yang benar-benar one-on-one, dengan tujuan saling mengenal. Sebab ada beberapa wanita galau yang menganggap diajak makan teman pria di kedai fastfood itupun sudah termasuk first date (ya, tipe wanita seperti ini ternyata ada di dunia ini, saya juga heran!). Anyway, kita mulai saja;

fdfa2

1. The Waiter Rule. A person who is nice to you but rude to the waiter, or to others, is not a nice person. Pepatah ini tidak pernah gagal. Pernah dalam suatu kencan, seorang pria membentak pelayan restoran dengan kata-kata “Gue bisa beli restoran ini terus lu gue pecat!” - dan bukannnya memberi kesan jagoan pada pasangan kencannya, pria ini malah menunjukkan karakter sembrono dalam kepemimpinan (bagaimana bisa membuat orang bekerja dengan baik lewat bentakan?). Saya pribadi, turn-off dengan pria yang selalu berasa dirinya ’sesuatu’. Sometimes its not always about you, its about other people’s too.

2. Pernah dengar pepatah “Tujuh dikali tujuh sama dengan empat sembilan. Setuju nggak setuju yang penting penampilan,” nggak? Nggak? ! Well, itu mungkin karena saya baru saja mengarangnya, hehe…. Penampilan menempati 80% porsi kepentingan dalam kencan pertama. Saya sarankan tampil polished, tidak terlalu berlebihan (seperti memakai tuxedo) tapi juga jangan memakai celana pendek ala Bob Sadino. Saya tidak menyarankan untuk ‘be yourself’ dalam penampilan kencan pertama. Karena kalau anda merasa ‘jati diri anda adalah memakai kaos dan jeans belel’ mungkin saja jati diri itu bisa dilupakan sebentar saja. Penampilan rapi termasuk dengan bau-bauan. Bau mulut dan bau badan akan membuat pasangan anda berharap anda baiknya tinggal di bulan saja.

fdfa3

3. Antar Jemput. “Gue minta dijemput nggak ya buat first date sama Rico?,” tanya Angie kepada Santi, teman dekatnya. Dengan cuek Santi menjawab, “Jemputlah, kalau nggak dijemput darimana loe bisa tahu dia mobilnya apa?!,” dan gubrak saya langsung pingsan (walau sebenarnya she got the point juga sih….). Maksud dari Antar dan Jemput disini adalah, sebagai pria, anda bisa menunjukkann pada kami kalau anda bertanggung jawab atas keselamatan kami. Walau sebenarnya, dalam kencan pertama, saya lebih menyarankan kalau wanitanya pulang - pergi sendiri saja, in case date ini begitu membosankan, tinggal mengarang alasan untuk pulang duluan. Mudah kan?

4. Jangan terlalu flirty dan touchy pada kencan pertama. Dan kedua dan ketiga dan seterusnya. Kenapa? Karena tindakan PDA (Public Display Affection) akan membuat wanita risih dan menunjukkan anda tidak menghormati kami.

5. Jangan mabuk pada kencan pertama. Hindari alkohol karena the last thing we want adalah memapah anda ke pintu rumah anda.

6. Jangan memanggil pasangan kencan dengan sebutan sok asik seperti : Cyn, Babe, Bebeb apalagi Bro….. (eh…) Sulit dijelaskan, tetapi ada saja pria sok asik yang memanggil teman kencan dengan Cyn atau Babe pada kencan pertama. Entah short term loss memory (lupa nama teman kencan) atau terlalu banyak bergaul dengan fashionista.

fdfa4

7. On Time. Kepada pria, alangkah tidak sopan membuat pasangan kencan anda menunggu. Dan kepada wanita, alangkah tidak sopan membuat ia menunggu lebih dari sejam hanya untuk menunggu anda berdandan (toh wajah anda tidak akan berubah secara signifikan juga). Saya selalu menyarankan pada teman wanita supaya datang fashionably late ke kencan pertama, kira-kira terlambat 15 menit. Untuk menguji kesabaran teman kencan kita.

8. Google Us. Supaya tidak salah-salah omong, baiknya mencari sedikit latar belakang teman kencan kita. Anda tidak ingin membuat joke tentang seorang jendral, yang ternyata jendral itu adalah bapak dari teman kencan anda, bukan?

9. Pilih makanan yang gampang dimakan dan jaga posisi makan anda. Tidak ada yang suka dengan gaya makan kalap - atau justru memesan hanya sedikit (di jam makan malam yang biasanya kedua belah pihak menahan lapar karena jaga image).

10. Sorry guys, but dinner means just dinner. Tidak ada show tambahan sesudahnya (baca : seks di kencan pertama). Baiknya memang begitu. Tapi kalau terjadi sebaliknya, ya itu terserah anda, kan sudah pada dewasa toh?

11. Wanita suka memperhatikan pria dengan gadgetnya, apalagi kalau fokus pria tersebut lebih ke gadget daripada ke wanita tersebut. Oleh karena itu baiknya segala jenis gadget disimpan ketika berkencan. Tidak semua hal harus di-tweet khan? Sikap pria yang kiss and tell dapat terlihat dari perilakunya di social media - tentunya lewat gadgetnya. Jadi kecuali anda gadget-genic (terlihat lebih tampan apabila sedang memegang gadget-red), letakkan blackberry dan segala jenis perangkat komunikasi.

12. Pembicaraan sensitif. Seperti “Apa yang membuatmu harus menjanda di usia muda?” atau “Berapa penghasilanmu per bulan,” atau ” Habis ini kita ke apartemen aku yuk? Aku bisa memasak buat kamu dan setelahnya mungkin kamu bisa menyantap aku…,” dan hal-hal konyol lainnya harus dihindari. Hal yang penting dalam kencan pertama adalah melihat seberapa jauh anda bisa relate terhadap pasangan, nyambung-nggak, sepaham nggak dan pastinya - dia tidak berusaha mengubahmu menjadi apa yang bukan kamu.

13. Pilih restoran sesuai kemampuan anda. Mengapa? Karena pria yang harus membayar tagihannya. Kenapa harus begitu? Karena aturan ini sudah terpatri sejak jaman dinosaurus. Kalau tidak percaya, google it.

Jadi, apabila pasangan kencan anda tidak menghubungi anda setelah kencan pertama, silakan cek apakah anda melakukan salah satu dari ‘kejahatan kencan’ diatas… hehe.

Oh ya, dan ternyata saya hanya bisa memikirkan 13 penyebab, bukan 15 seperti di judul tulisan ini (kan judulnya “15 First Date First Aid”). Tapi saya tetap menulis “15″ ; karena angka 15 terdengar lebih seksi daripada angka 13. Akhir yang mengesankan, bukan?

Good luck in love and life,

xoxo

@CiscaDV


TAGS


-

Author

Follow Me